Suatu malam, aku berjalan-jalan menggunakan sepeda motor. Sendirian. Tujuanku Cipanas. Sesampainya di daerah tersebut, beberapa pria yang berdiam diri di pinggir jalan menawarkan kamar penginapan. “Kamar A, kamar,” tawar mereka.
Aku kemudian memilih terus berlalu sebelum berbelok ke kanan. Di depan sebuah penginapan, motor kuhentikan. Seorang pria menghampiri. Ia pun kemudian menawarkan kamar untuk menginap. Aku lalu menyetujuinya.
Dibawanya aku menyusuri sebuah gang menuju sebuah penginapan. Sesampainya di sana terjadi tawar menawar harga kamar. Setelah klop, pintu kamar tersebuka. Fasilitasnya cukup lah untuk ukuran penginapan kecil. Ada kasur (springbed) ukuran besar, sebuah tivi tanpa remote, dan kamar mandi plus bak rendam air hangat.
Petugas penginapan (bel boy kl di hotel) lalu berlalu. Namun, sebelum pergi ia sempat berbisik-bisik. “Mau cewe A? Masih ABG. Kalau mau saya bisa antarkan,” tuturnya. Aku hanya menggeleng. Tapi sepertinya ia ragu mengartikan gelengan saya dan kembali menawarkan yang tadi ditawarkannya. Khawatir dia salah mengartikan lagi, kini tawarannya kujawab mantap, “Tidak.”
Arsip untuk ‘Pengalaman Nos’ Kategori

